Lawyer Berintegritas Kasus Perceraian? Ina Rachman Qnet Mampu Menanganinya!

Ina Rachman qnet

Ina Rachman – Perceraian adalah hal yang kerap terjadi pada sebuah pernikahan. Saat memutuskan berpisah, maka baik pihak perempuan maupun laki-laki harus siap untuk semua jenis konsekuensi. Perceraian memang menimbulkan sebuah beban moral. Namun, selain itu, ada juga hal lain yang menyertainya seperti pembagian harta gono-gini, hak asuh anak, dan lain-lain.

Sehingga, seseorang membutuhkan lawyer berintegritas untuk membantu permasalahan ini. Dalam hukum Indonesia, masalah ini diatur dalam UU nomor 1 tahun 1974 mengenai perkawinan, serta peraturan pemerintah nomor 9 tahun 1975.

Perceraian hanya bisa dilakukan pada sidang pengadilan sesudah pengadilan tidak berhasil mendamaikan. Untuk itu, diperlukan lawyer berintegritas seperti Ina Rachman untuk menangani kasus perceraian.

Mengenai Lawyer Ina Rachman

Ina Rachman merupakan sosok yang sangat concern pada masalah perempuan terutama yang ada hubungannya dengan perceraian. Track record-nya dalam menghadapi kasus ini cukup baik. Ina sudah beberapa kali kedapatan menjadi pendamping hukum untuk kasus perceraian. Beberapa kasus yang sangat populer meliputi Risty Tagor dan Stuart Collin, Eddies Adellia, Marcella Zalianty, istri ustadz Zakky Mirza, istri Opick, David NOAH, dan sebagainya.

Owner dari Ina Rachman-Mulyharja & Associates ini juga tidak hanya memiliki keahlian hukum di bidang hukum keluarga saja. Melainkan juga expert pada bidang hukum pidana, perdata, medis, perburuhan, layanan konsumen, perdagangan bebas, dan masih banyak lagi. Ina sudah kerap menangani kasus pada skala nasional hingga internasional.

Pada kasus perceraian, bahkan, Ina memberikan layanan hukum gratis. Sebab, ia bagi Ina, perceraian adalah suatu musibah. Sehingga, ia hanya ingin melakukan suatu pengabdian di dalam hidup dan karirnya.

Padahal, untuk lawyer berintegritas sekaliber Ina, untuk menangani kasus perceraian biasanya mematok tarif puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Dasar Perceraian

Ina Rachman merupakan pengacara yang juga pernah mengalami perceraian hingga dua kali. Hal ini membuatnya lebih peduli pada orang-orang yang mengalami nasib serupa.

Berbicara tentang perceraian seperti yang dihadapi oleh banyak orang, perlu kiranya mengetahui alasan yang bisa dijadikan sebagai dasar bagi suatu rumah tangga untuk bercerai. Nah, hal ini telah dijelaskan apda pasal 39 ayat 2 UU Perkawinan yang meliputi:

  1. Sala satu pihak melakukan zina maupun menjadi pemadat, pemabuk, penjudi, dan sebagainya dan sulit untuk disembuhkan.
  2. Salah satu pihak meninggalkan satu sama lain selama dua tahun berutrut-turut tanpa adanya izin dari pihak lain serta tanpa ada alasan sah maupun hal yang di luar keinginannya.
  3. Salah satu pihak mendapat hukuman penjara selama 5 tahun maupun hukuman yang berat sesudah berlangsungnya perkawinan.
  4. Salah satu pihak melakukan penganiayaan yang berat serta kekejaman pada pihak lain.
  5. Salah satu pihak mendapatkan cacat tubuh maupun penyakit yang membuatnya tidak bisa menjalankan kewajiban sebagai suami maupun istri.
  6. Antara suami maupun istri terus terjadi suatu perselisihan serta pertengkaran dan tidak terdapat harapan bisa hidup rukun.

Ciri Lawyer Berintegritas pada Perceraian

Untuk mengatasi masalah perceraian, Anda tidak bisa mengandalkan sembarang pihak. Pasalnya, perceraian adalah sesuatu yang cukup personal. Sehingga, cari lawyer berintegitas dengan ciri seperti:

  1. Memiliki lisensi

Pengacara yang profesional tentu mempunyai lisensi yang resmi sebagai seorang pengacara. Lisensi dikeluarkan oleh organisasi advokat serta telah sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Pastikan Anda menyerahkan kasus perceraian kepada pengacara yang sudah berlisensi supaya proses persidangan dalam terselesaikan dengan baik.

  1. Berpengalaman

Anda juga harus memastikan bahwa pengacara tersebut sudah memiliki pengalaman yang mumpuni. Jam terbangnya juga berpengaruh pada kualitas dan layanan yang akan didapatkan klien.

  1. Profesional

Perceraian memang menyita waktu. Untuk berbagai kasus, Anda perlu berkoordinasi dengan lawyer tersebut dengan intens. Sehingga, memastikan advokat merupakan sosok yang profesional adalah hal yang benar-benar penting.

  1. Memiliki Kantor yang Jelas

Agar bisa memastikan pengacara Anda adalah orang yang profesional. Anda dapat mengecek kantornya. Cek juga apakah alamat yang diberikan jelas.

Nah, Ina Rachman adalah lawyer beritnegritas yang telah memiliki semua ciri-ciri tersebut. Bahkan, ia juga memilki hati yang mulia karena memberikan layanan hukum secara gratis untuk orang-orang yang sedang mengalami perceraian.

Ina Rachman Perempuan Islami Milenial Harus Tangguh

Ina Rachman

Ina Rachman Indonesia telah melahirkan banyak sekali perempuan islami pejuang yang hebat seperti Cut Nyak Dien, Dewi Sartika, Kartini, dan sebagainya. Sejalan dengan itu, Bung Karno mengatakan bahwa Indonesia seperti sayap burung. Yang mana dua sayap tersebut perlu diisi dengan perempuan dan laki-laki.

Bagi Bung Karno, kesetaraan perempuan dan laki-laki merupakan hak bersama dan dapat mengantarkan Indonesia pada puncak tertinggi. Akan tetapi, saat ini muncul pertanyaan baru, dapatkan perempuan Islami milenial menjadi bagian dalam perkembangan sayap burung itu? Sehingga bisa mengantarkan negara ini pada puncaknya.

Perempuan milenial perlu meneruskan apa yang dicita-citakan oleh Bung Karno. Nah, sudah barang tentu Anda perlu meneruskan sesuai dengan karakteristik pada era milenial ini.

Setidaknya, ada tiga karakter perempuan milenial yang meliputi:

  1. Milenial merupakan pribadi yang connected. Ini berarti, perempuan Islami milenial adalah generasi yang melek teknologi serta media sosial.
  2. Milenial mempunyai gaya berpikir kreatif. Nah, pola pikir yang kreatif akan lebih mudah untuk disalurkan dikarenakan era digital pada saat ini. Nah, start up merupakan bukti dari kreativitas perempuan milenial.
  3. Milenial merupakan generasi yang percaya diri. Terlihat saat ini banyak perempuan yang berani speak up di media sosial. Bahkan, dalam Majalah Time, menyebutkan jika milenial adalah generasi yang narsis.

Ina Rachman, Perempuan Milenial yang Jadi Inspirasi

Pada era saat ini, telah banyak perempuan milenial yang mandiri dan menduduki posisi penting di perusahaan. Salah satunya adalah Ina Rachman. Perempuan yang memiliki nama lengkap Ina Herawati Rachman, SH, MH ini merupakan direktur bagi Maestro Patent International.

Selain itu, Ina juga menempati posisi sebagai managing partner di Ina Rachman-Mulyaharja & Associates law firm. Tak hanya itu saja, Ina juga menjadi direktur untuk beberapa perusahaan multi level marketing berskala internasional.

Fakta ini membuktikan jika Indonesia mempunyai banyak perempuan milenial yang tangguh dan hebat. Sebab, pada kenyataannya, Indonesia juga membutuhkan pikiran yang progresif dari perempuan millennial.

Meskipun pada dasarnya, perempuan Islam cenderung identik dengan urusan domestik rumah, tetapi ada kalanya muslimah milenial juga mengenal Ina Rachman. Sosok ini nyatanya bisa memberikan pengaruh yang besar untuk bangsa Indonesia dan umat. Melalui Ina dan APLI, banyak perusahaan network marketing lurus yang bernaung di bawahnya.

Sehingga, keberadaan ekonomi Indonesia semakin kuat. Masyarakat pun menjadi semakin sejahtera.

Bukan bermaksud membandingkan. Namun, pemikiran Ina juga sejalan dengan apa yang ada pada diri seorang tokoh Islam pada masa Rasulullah yakni Khadijah binti Khuwaylid, sang Istri Rasulullah.

Khadijah merupakan saudagar dan perempuan yang tangguh. Istri yang paling dicintai oleh Rasulullah ini tidak hanya berpangku tangan dan menunggu hasil nafkah dari suami. Pada awal dakwah Rasulullah, bahkan, Khadijah memberikan semua hartanya agar dakwah bisa sukses.

Melihat kasus lain, Aisyah yang memiliki gelar Ummul Mukninin bahkan terlibat langsung mengangkat senjata pada berbagai perang yang dihadapi. Ia juga menjadi cendekiawan muslim yang meriwayatkan ribuan hadist.

Perempuan Islami milenial juga harus sama-sama berjuang sesuai dengan masanya. Seperti Ina Rachman yang getol membela hak-hak banyak pihak di bidang hukum. Bahkan, ia juga berkecimpung dalam berbagai bisnis. Potensi yang begitu besar pada perempuan sudah selayaknya dimanfaatkan.

Apalagi, saat ini, peluang perempuan sudah semakin besar. Ruang geraknya semakin lebar. Ina Rachman menjadi contoh sosok perempuan yang berani berjuang. Menyerukan pendapat agar keadilan hukum di Indonesia terlaksana. Serta ekonominya semakin maju lagi.

Belajar dari Sejarah dan Kiprah

Sejarah serta kiprah istri nabi sudah selayaknya menjadi teladan. Bahwa perempuan tak seharusnya hanya di rumah. Kesibukannya tidak hanya urusan domestik semata. Melainkan bisa memanfaatkan potensinya seperti Ina Rachman yang memberi kontribusi pada negara.

Tapi, kan haram? Siapa bilang? Perempuan melakukan aktualisasi diri adalah sah secara gaman dan konstitusional. Perempuan adalah pilar suatu bangsa. Apabila pilarnya kuat, maka bangsanya juga akan kuat. Jika perempuan lemah, maka bangsa tersebut juga akan menjadi lemah.

Arti perempuan islami tidak sesempit baik dari segi akhlak dan moral saja. Sepenuhnya, perempuan bisa menjadi tangguh dari sisi fisik, psikis, dan juga kontribusinya untuk masyarakat.